Ketua Baru STIE Bakti Bangsa, Moh. Holis, ME.I, Umumkan Perubahan Struktural untuk Penguatan Organis
Pamekasan – Setelah resmi dikukuhkan sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu
Ekonomi (STIE) Bakti Bangsa Pamekasan pada 12 Maret 2025, Moh. Holis, ME.I langsung
melakukan langkah cepat dengan merombak struktur kepemimpinan internal.
Perubahan ini diumumkan secara resmi pada 15 Maret 2025 sebagai
bagian dari strategi awal kepemimpinan untuk memperkuat manajemen dan
mempercepat peningkatan mutu kampus.
Dalam susunan struktural yang baru, Musoffan, ME dipercaya
sebagai Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Ia diharapkan
mampu mendorong peningkatan kualitas akademik dan pengembangan potensi
mahasiswa secara lebih optimal. Sementara itu, posisi Wakil Ketua II
Bidang Mutu, SDM, dan Umum kini dijabat oleh Moh. Darwis, ME, yang
akan bertanggung jawab dalam penguatan sistem mutu serta pengelolaan sumber
daya kampus.
Untuk lembaga penunjang mutu, Sayyidi, MM resmi ditunjuk
sebagai Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI), sedangkan Moh.
Zaini ditetapkan sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian
kepada Masyarakat (LPPM). Kedua lembaga ini memiliki peran penting dalam
menjaga kualitas proses akademik dan menjalin keterlibatan aktif kampus dalam
masyarakat melalui riset dan pengabdian.
Langkah ini dipandang sebagai bentuk penyegaran organisasi dan komitmen
Ketua STIE yang baru untuk menjalankan visi pendidikan tinggi yang unggul,
adaptif, dan profesional.“Formasi struktural baru ini adalah bagian dari
upaya membangun tata kelola kampus yang lebih sinergis dan responsif. Kami
ingin setiap bagian bergerak dalam semangat kolaboratif untuk mewujudkan
transformasi STIE Bakti Bangsa ke arah yang lebih baik,” ungkap Moh.
Holis, ME.I.
Dalam momen yang sama, Ketua STIE sebelumnya, Akh. Fawaid, MM, yang
telah memimpin kampus selama periode 2022–2025, mendapat kepercayaan baru
dari Yayasan Azzubair.Akh. Fawaid kini ditugaskan sebagai Tenaga Ahli
Bidang Penguatan Ekosistem, Inovasi, dan Daya Saing Kampus. Penugasan ini
menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dan pengabdian beliau selama menjabat,
sekaligus menunjukkan keberlanjutan peran strategisnya dalam mendukung
pengembangan STIE Bakti Bangsa dari sisi kebijakan dan inovasi.
Pergantian dan penataan ulang ini mendapat sambutan positif dari civitas
akademika. Seluruh pihak berharap, kepemimpinan baru dengan struktur yang segar
akan membawa STIE Bakti Bangsa menuju pencapaian yang lebih progresif, unggul,
dan berdaya saing tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.(admin)
Alhamdulillah semoga kepemimpinan dan struktur baru di STEIBA menjadi momen penting untuk menjadikan kampus yang lebih kompetitif dan berdaya saing.