STIE Bakti Bangsa Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi


STIE Bakti Bangsa:  Setelah dua program studi dinyatakan akreditasi 'Baik' dari Lembaga   Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis Akutansi (Lamemba),  kini  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bakti Bangsa menjalani asesmen lapangan untuk akreditasi perguruan tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN -PT) mulai tanggal 15 Juli sampai 17 Juli 2024.

BAN-PT menugaskan dua asesornya untuk melakukan asesmen lapangan ke kampus yang berada di Pondok Pesantren Sumber Anyar, Tlanakan, Kabupaten Pamekasan tersebut. Masing-masing Prof.Dr.Ahmad Rodoni., MM (guru besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta) dan Dr. Abdul Aziz., SE. M.Si (Ketua Program Studi Pasca Sarjana Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jawa Tengah).

Ketua STIE Bakti Bangsa Akh. Fawaid dalam pembukaan asesmen lapangan menyampaikan, rasa hormat kepada dua asesor yang ditugaskan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ia berharap banyak masukan dan arahan yang diberikan kepada STIE Bakti Bangsa untuk berbenah dan mengembangkan kampus yang masih berusia 9 tahun ini.

Fawaid menceritakan kenang kisah tim akreditasi lembaga yang dibentuknya kepada asesor. Ada masa dimana tim  akreditasi institusi STIE Bakti Bangsa mengalami kekuatiran. Sebab, kampus ini pernah mengalami musibah kebakaran. Dimana beberapa berkas akreditasi terbakar. Namun, semangat tim akreditasi terus menggali dan memulihkan kembali data yang terbakar.

“Mohon ijin prof dan pak doktor, tim  akreditasi lembaga STIE Bakti Bangsa sempat mengalami kekuatiran. Sebab, kami mengalami musibah kebakaran. Beberapa berkas akreditasi hangus terbakar. Namun, alhamdulillah tim kami bisa bangkit dan terus mengembalikan data yang terbakar tersebut,”ungkap mantan anggota dewan riset daerah (DRD) itu.

Dua asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan. Diawali dari asesor II yakni Dr. Abdul Aziz., SE. M.Si.  ia menyampaikan terima kasih kepada STIE Bakti Bangsa yang telah memberikan pelayanan kepada asesor. Abdul Aziz mengaku baru pertama kali ke Madura.   Ia sempat menjelaskan bahwa di Madura cuacanya panas dan gersang. Namun setelah sampai di Madura, ternyata Madura memiliki keindahan dan tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya.

“Saya mendengar madura itu gersang dan panas. Tetapi, setelah saya sampai disini,ternyata Madura tidak gersang dan cuacanya sama dengan daerah lain. Saya ucapkan terima kasih pelayanan yang diberikan STIE Bakti Bangsa, kepada kami para asesor”. Pengungkapannya.

Dalam kesempatan lain, Asesor I Prof.Dr.Ahmad Rodoni.,MM., menyampaikan, bahwa akreditasi ini merupakan proses untuk memastikan apakah data yang telah dikirimkan melalui Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (Sapto), sesuai dengan kenyataan atau tidak. Sehingga, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) menugaskan para asesor untuk melakukan asesmen lapangan.

“STIE Bakti Bangsa mengirimkan   data LKPT dan LED yang diuploud di Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (Sapto). Nah, asesmen lapangan ini bertujuan untuk melakukan konfirmasi dan klarifikasi atas data yang sudah dilaporkan tersebut,”tuturnya.

Prof.Dr.Ahmad Rodoni.,MM mengaku sudah dua kali ke Madura yakni di Kabupaten Bangkalan dalam rangka ziarah ke Makam Syaihona Kholil Bangkalan. Prof Rodoni juga mengaku takjub dengan kesan masyarakat Madura.(red)

Sambutan: Ketua STIE Bakti Bangsa Akh. Fawaid (Pengang mic) memberikan sambutan saat opening Asesmen Lapangan STIE Bakti Bangsa



Komentar (0)

Silakan masukkan data terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar