Gelar Sharing Session, LPMI STIE Bakti Bangsa Perkuat Budaya Mutu Lewat Siklus PPEPP
Pamekasan, 29 Oktober 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) STIE Bakti Bangsa, menggelar kegiatan Sharing Session Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada Kamis, 29 Oktober 2026, bertempat di Ruang Ketua STIE Bakti Bangsa. Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Agus Budiono. S.Pd. M.Pd, dari LPMI Universitas Islam Madura (UIM) sebagai pemateri, dengan fokus pembahasan pada pemahaman dan implementasi siklus PPEPP dalam memperkuat budaya mutu perguruan tinggi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya STIE Bakti Bangsa untuk meningkatkan pemahaman mengenai pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara sistematis, terarah dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi mengenai pentingnya penjaminan mutu sebagai landasan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Dalam pemaparannya, Dr. Agus Budiono. S.Pd. M.Pd, membahas pentingnya memahami siklus PPEPP yang meliputi Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan Standar Pendidikan Tinggi. Kelima tahapan tersebut merupakan rangkaian yang saling berkaitan dalam memastikan bahwa standar mutu yang telah ditetapkan tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar dilaksanakan, dievaluasi, dan ditingkatkan secara berkesinambungan.
Pemahaman terhadap siklus PPEPP menjadi penting bagi perguruan tinggi karena keberhasilan penjaminan mutu tidak hanya ditentukan oleh tersedianya dokumen dan kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh konsistensi pelaksanaan standar serta kesungguhan seluruh unsur kampus dalam melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Kegiatan Sharing Session ini juga menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman dan koordinasi dalam pelaksanaan SPMI di lingkungan STIE Bakti Bangsa. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan LPMI Universitas Islam Madura, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan perspektif serta wawasan yang bermanfaat bagi pengembangan sistem penjaminan mutu internal di STIE Bakti Bangsa.
LPMI memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan dan mengawal pelaksanaan penjaminan mutu internal. Namun, keberhasilan implementasi SPMI membutuhkan komitmen bersama dari seluruh unsur perguruan tinggi, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga unit-unit kerja terkait. Oleh karena itu, penguatan budaya mutu perlu diwujudkan melalui keterlibatan aktif seluruh sivitas akademika dalam setiap tahapan PPEPP.
Melalui kegiatan ini, STIE Bakti Bangsa menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya mutu yang berorientasi pada peningkatan kualitas tata kelola dan penyelenggaraan pendidikan tinggi. Implementasi SPMI yang konsisten diharapkan mampu mendorong terciptanya sistem kerja yang lebih terukur, akuntabel, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap mutu, STIE Bakti Bangsa terus berupaya memperkuat sistem penjaminan mutu internal sebagai bagian penting dalam mewujudkan perguruan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing.